Thank you and Farewell, Kiramager


source: thebasecamp10_


Gak kerasa serial Super Sentai ke-44, Mashin Sentai Kiramager udah mencapai episode finalnya. Bagi tokufans lain, mungkin ini saatnya untuk segera move on namun untukku, aku masih ingin menikmati serial dengan jargon "KIRAMEI GO!" ini. 

Serial ini begitu spesial untukku sejak awal perilisan teaser-nya. Alasan awalnya sangat klise sebenarnya, karena aktor favoritku, Atomu Mizuishi terlibat dalam serial itu sebagai salah satu tokoh utama disana alias sebagai ranger-nya. Aktor favorit itupun mendapatkan peran sebagai seorang aktor tampan terkenal super jaim dan cool yang juga sebagai ranger biru di serial itu. Warna favorit, aktor favorit, trait karakter yang sesuai dengan tipeku. Perfecto!

Setelah itu barulah aku 'kenalan' sama karakter lain disana. Mungkin yang kukenal sebelum serial ini berjalan selain Atomu adalah Mio Kudo, yang pernah berperan sebagai Kanon Fukami di Kamen Rider Ghost. Kini dia menjadi seorang dokter bedah muda super jenius dan juga seorang ranger pink. Dia sering banget dipasangkan oleh sang ranger biru baik saat berfoto maupun saat serial itu berjalan. Aku gak tau kenapa, mungkin karena mereka seumuran? Atau memang karena biru dan pink itu emang kombinasi warna yang klop? Sisanya yang lain gimana? Kuakui, aku belum kenal sama mereka, tapi aku yakin mereka udah femes di bidangnya masing-masing--tapi tidak dengan dunia tokusatsu. 

Rio Komiya dan Rui Kihara--aktor ranger merah dan kuning-- merupakan artis sekaligus penyanyi yang memiliki grupnya masing-masing, sementara Yume Shinjo, sang aktris ranger hijau itu merupakan model gravure yang terkenal dengan foto bikini seksi dan menawan (ini sih emang demenan tokufans yang didominasi sama kaum adam). Sementara itu, Kohei Shoji emang bener-bener newcomer of newcomer alias aku belum tau sepak terjangnya kek gimana. Palingan yang kutau sih, dia sangat lihai berbahasa Inggris--mengingatkanku dengan Tetsuya Iwanaga (pemeran Dan Kuroto di Kamen Rider Ex-Aid yang fasih berbahasa Inggris). Meski newcomer, nyatanya mereka berhasil memerankan tokoh-tokoh yang ikonik dan bisa jadi, trait karakternya sangat berbeda jauh dengan sifat asli aktornya. 

Nah, aku ini pernah menonton beberapa serial tokusatsu, namun hanya sedikit yang begitu memorable di ingatanku. Kiramager ini sudah memorable, spesial pula di hati. Setelah menonton beberapa episodenya, aku menyadari jika aku menemukan alasan spesifik kenapa aku bisa jatuh cinta sama serial ini, bahkan mengubah kebiasaanku. 

Aku memiliki hobi menggambar dengan gaya khas anime Jepang dan berfokus dengan menggambar karakter pribadi alias OC. Namun begitu Kiramager rilis, aku membanting setir dari seorang OC artist menjadi seorang fanartist. Yah, aku kembali menjadi seorang fanartist setelah hampir 10 tahunan mengulik karakter sendiri. Gokil yah? Selain karena jatuh cinta sama Kiramager, toh bisa sekalian naikin popularitas akun sosmed. Ternyata benar, akunku yang biasanya sunyi sepi pun langsung ramai. Memang sih nggak sampai 100 likes atau semacamnya tapi setidaknya tidak menyedihkan seperti dulu yang hanya mendapat 20 likes lebih sebagai angka apresiasi tertinggi.

Berkat Kiramager juga, aku mulai menyelami dunia tokusatsu perlahan tapi pasti. Aku mulai rewatch Kamen Rider yang sempat kutunda karena dulu nontonnya numpang dari teman, lalu mulai nonton serial Super Sentai lain, bahkan mulai nonton Power Rangers juga setelah puluhan tahun nggak nonton--terakhir nonton ya pas waktu SD. Mungkin gegambarannya masih berkaitan dengan Kiramager, tapi aku mulai mengenal tokusatsu semakin dalam. 

Kalo dipikir-pikir, Kiramager ini mengalami pasang surut yang luar biasa. Gimana nggak, serial ini tayang ketika pandemi COVID-19 menyerang di bulan Maret-April 2020. Serial ini sempat hiatus bersama dengan serial tokusatsu lainnya sejak kasusnya Rio Komiya (Juuru Atsuta (KirameiRed)) yang positif COVID-19 dan menjadikannya sebagai salah satu aktor tokusatsu yang terinfeksi. Sungguh miris, akhirnya aktor dan aktris lain memilih untuk menyibukkan diri di rumah dengan membuat vlog atau hanya sekadar ngobrol-ngobrol santai lewat instastory. 

Namun pada akhirnya, serial ini resmi berakhir pada hari minggu kemarin, 28 Februari 2021. Meski jatuh bangun akibat pandemi, serial ini mengakhiri kisahnya dengan sangat gemilang. Mungkin jumlah episodenya terlalu pendek karena terdampak pandemi, namun buatku, eksekusi endingnya sudah cukup membuatku sangat puas--palingan gak puasnya karena gak dapet episode khusus ranger biru dan ranger ijo favoritku //heh.

Terima kasih atas penampilan spektakulernya, Kiramager. Kini tinggal menunggu movie dan V-Cinema mereka yang akan tayang sebentar lagi dan siap untuk menyambut serial terbaru. Terima kasih lagi yang sebesar-besarnya karena berkat kalian, hidupku dan sepak terjang gegambaranku berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. 

Posting Komentar

0 Komentar